KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan posisinya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berkomitmen menghasilkan mahasiswa berkualitas dan berprestasi. Prestasi terbaru datang dari Unit Smart Campus Kendari, yang berhasil meraih juara pertama dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional (KITN) 2026, yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi di Jakarta pada tanggal 30 Maret hingga 2 April 2026.
Tim mahasiswa bernama “InnovateLab Kendari” yang terdiri dari lima anggota berhasil mengalahkan 127 peserta lainnya dari berbagai universitas terkemuka di Indonesia. Pencapaian gemilang ini menandai kemenangan kedua Unismuh Kendari dalam ajang bergengsi berskala nasional dalam kurun waktu satu tahun terakhir, sekaligus memperkuat reputasi institusi dalam ranah inovasi dan teknologi.
### Latar Belakang Kompetisi dan Persiapan Tim
Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional 2026 merupakan ajang tahunan yang dirancang untuk memberikan platform kepada mahasiswa Indonesia mengekshibisikan ide-ide cemerlang di bidang teknologi, khususnya dalam solusi permasalahan sosial dan ekonomi masyarakat. Tahun ini, kompetisi mengusung tema “Teknologi untuk Kesejahteraan: Inovasi Lokal untuk Dampak Global”, yang mendorong peserta menciptakan solusi teknologi yang relevan dengan konteks lokal namun memiliki potensi implementasi global.
Tim InnovateLab Kendari, terdiri dari Farid Rahman Hidayat (Teknik Informatika angkatan 2021), Siti Nurhaliza Musa (Teknik Komputer angkatan 2022), Muhammad Rizki Pratama (Manajemen Informatika angkatan 2021), Nur Azizah Syamsudin (Teknik Informatika angkatan 2022), dan Eka Prasetya Wijaya (Teknik Elektro angkatan 2023), telah mempersiapkan karya mereka selama delapan bulan. Dedikasi dan kerja keras mereka dimulai sejak november 2025 lalu, ketika tim pertama kali mengikuti seleksi internal di Unit Smart Campus Kendari.
“Kami memulai perjalanan ini dengan antusiasme tinggi dan tekad yang kuat untuk mewakili Unismuh Kendari dengan baik. Setiap anggota tim memiliki passion berbeda tetapi tujuan yang sama: menciptakan inovasi yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Farid Rahman Hidayat, ketua tim, dalam wawancara eksklusif di kampus Unit Smart Campus Kendari pada Selasa, 2 April 2026.
### Inovasi Teknologi yang Menjadi Juara
Karya yang berhasil meraih penghargaan tertinggi dalam KITN 2026 adalah platform bernama “AgriBiz Connect” – sebuah aplikasi mobile dan web-based yang menghubungkan petani lokal dengan pembeli potensial secara langsung, menghilangkan perantara yang sering merugikan petani. Platform ini dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti sistem prediksi harga berbasis artificial intelligence, manajemen inventori real-time, dan forum diskusi untuk berbagi praktik terbaik pertanian.
Fokus pada sektor pertanian bukanlah kebetulan. Tim ini melakukan riset mendalam tentang permasalahan sosial-ekonomi yang relevan dengan konteks Sulawesi Tenggara, khususnya Kendari. Mereka menemukan bahwa petani lokal sering mengalami kerugian signifikan akibat tidak adanya akses langsung ke pasar, di samping keterbatasan pengetahuan tentang tren harga komoditas.
“AgriBiz Connect menerapkan teknologi blockchain untuk transparansi transaksi, cloud computing untuk skalabilitas, dan machine learning untuk prediksi harga yang akurat. Kami juga merancang sistem yang user-friendly sehingga petani yang umumnya berusia lebih tua dan kurang familiar dengan teknologi dapat menggunakannya dengan mudah,” jelas Siti Nurhaliza Musa, yang bertugas sebagai lead developer dalam proyek ini.
Prototype AgriBiz Connect telah diuji coba di tiga desa di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, selama tiga bulan terakhir dengan hasil yang sangat memuaskan. Para petani pengguna beta melaporkan peningkatan pendapatan rata-rata 35 persen dan pengurangan waktu penjualan hingga 70 persen dibandingkan sistem tradisional. Data ini menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi keputusan dewan juri untuk memberikan penghargaan pertama kepada tim InnovateLab Kendari.
### Perjalanan di Kompetisi Nasional
Perjalanan tim menuju podium tertinggi dimulai dari fase penyisihan yang diadakan secara virtual pada bulan Februari 2026. Dari 127 peserta, hanya 32 tim yang berhasil lolos ke fase semifinal, yang diselenggarakan di Jakarta selama tiga hari (28-30 Maret 2026). Tahap ini menuntut tim untuk mempresentasikan konsep inovasi mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari akademisi, praktisi industri, dan perwakilan pemerintah.
“Saat kami mendengar nama kami dipanggil sebagai finalis, emosi bercampur aduk muncul – antara senang, gugup, dan percaya diri. Kami tahu bahwa pesaing kami sangat kuat, dari universitas-universitas terkemuka di Indonesia. Namun, kami percaya pada kualitas ide dan dedikasi kami,” kenang Muhammad Rizki Pratama, yang bertanggung jawab atas aspek bisnis model dan sustainability planning.
Fase final berlangsung pada 1-2 April 2026, di mana 10 tim terpilih mempresentasikan inovasi mereka secara langsung di hadapan juri dan audience. Presentasi AgriBiz Connect berlangsung pada pukul 14.00 WIB tanggal 1 April 2026, di Jakarta Convention Center. Tim mengalokasikan 15 menit untuk presentasi dan 10 menit untuk sesi tanya jawab dengan juri.
“Saat giliran kami tiba, kami memasuki panggung dengan pakaian formal dan percaya diri tinggi. Kami membawa data riset, testimoni dari pengguna beta, serta prototype yang fungsional. Presentasi kami fokus pada tiga hal: problem identification, solution innovation, dan social-economic impact,” tutur Nur Azizah Syamsudin, yang memimpin presentasi di hadapan juri.
### Dukungan dan Peran Unit Smart Campus Kendari
Kesuksesan tim InnovateLab Kendari tidak terlepas dari dukungan penuh dari Unit Smart Campus Kendari dan Universitas Muhammadiyah Kendari secara keseluruhan. Unit Smart Campus Kendari, yang merupakan inisiatif kampus modern berbasis teknologi, telah menyediakan fasilitas lengkap berupa laboratorium komputer berstandar internasional, akses cloud computing, dan mentoring dari dosen-dosen terkemuka di bidang teknologi.
Dr. Andi Suryanto, Direktur Unit Smart Campus Kendari, menyatakan bangga atas pencapaian ini. “Prestasi tim InnovateLab Kendari adalah buah dari komitmen Unit Smart Campus Kendari untuk menjadi pusat inovasi dan pengembangan sumber daya manusia. Kami tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk bereksperimen, menciptakan, dan membuat perbedaan nyata dalam masyarakat,” kata Dr. Andi Suryanto dalam konferensi pers di Gedung Rektorat Unismuh Kendari pada Rabu, 2 April 2026.
Lebih lanjut, Dr. Andi Suryanto menambahkan bahwa kesuksesan ini akan ditindaklanjuti dengan berbagai inisiatif baru. “Kami sedang menggalang dana untuk mengembangkan AgriBiz Connect ke fase berikutnya, termasuk scaling-up untuk menjangkau lebih banyak desa dan petani di Sulawesi Tenggara. Kami juga berencana membuka pusat inkubasi startup di Unit Smart Campus untuk mendukung mahasiswa lainnya yang memiliki ide inovatif,” ungkapnya.
### Reaksi Pimpinan Universitas dan Stakeholder
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Muhammad Natsir, S.H., M.Hum., juga turut memberikan apresiasi tinggi. Melalui surat resmi yang diterima oleh tim pada 2 April 2026, Rektor menulis: “Prestasi yang telah diraih oleh tim InnovateLab Kendari pada Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional 2026 adalah kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika Unismuh Kendari. Ini membuktikan bahwa universitas kami memiliki mahasiswa berbakat dan dosen pembimbing yang dedikasi tinggi. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.”
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara, Bapak H. Nasrullah, juga merespons positif pencapaian ini. “Inovasi AgriBiz Connect sangat relevan dengan program kesejahteraan petani yang kami jalankan. Kami tertarik untuk berkolaborasi dengan tim dan Unismuh Kendari dalam mengimplementasikan platform ini di tingkat provinsi,” ujar Bapak Nasrullah dalam acara penerimaan tim di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara pada 2 April 2026.
### Dampak dan Rencana Pengembangan Lebih Lanjut
Kemenangan ini membawa dampak signifikan tidak hanya bagi tim dan universitas, tetapi juga bagi ekosistem inovasi di Sulawesi Tenggara secara luas. Pertama, pengakuan nasional ini meningkatkan visibilitas Unismuh Kendari sebagai institusi pendidikan yang serius dalam mengembangkan inovasi teknologi. Kedua, AgriBiz Connect kini memiliki akses lebih besar ke dana investasi dan dukungan pemerintah untuk pengembangan lebih lanjut.
Eka Prasetya Wijaya, anggota tim yang fokus pada aspek teknis dan infrastruktur, menjelaskan rencana pengembangan AgriBiz Connect ke depannya. “Dalam enam bulan ke depan, kami merencanakan untuk merekrut programmer dan designer profesional tambahan, mengembangkan fitur pembayaran digital, dan memperluas jangkauan ke pulau Sulawesi dan sekitarnya. Target kami adalah mencapai 10.000 pengguna petani aktif pada akhir tahun 2026,” ungkapnya penuh optimisme.
Selain itu, tim juga berencana untuk membagikan pengalaman dan knowledge mereka kepada mahasiswa lain di Unismuh Kendari melalui serangkaian workshop dan seminar terbuka. “Kami percaya bahwa inovasi adalah hasil kolaborasi dan pembelajaran bersama. Oleh karena itu, kami ingin berbagi metodologi, tools, dan mindset yang kami gunakan selama mengembangkan AgriBiz Connect kepada teman-teman mahasiswa lainnya,” kata Farid Rahman Hidayat.
### Penutup: Inspirasi untuk Generasi Muda
Prestasi tim InnovateLab Kendari dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional 2026 menginspirasi adanya harapan baru bahwa generasi muda Indonesia, khususnya dari kawasan timur seperti Sulawesi Tenggara, memiliki kapabilitas penuh untuk menciptakan inovasi yang dapat berkontribusi pada pembangunan nasional. Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Unit Smart Campus Kendari, membuktikan komitmennya sebagai akselerator inovasi dan pengembangan sumber daya manusia berkualitas.
Kemenangan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan yang lebih panjang. Tim InnovateLab Kendari akan terus mengembangkan AgriBiz Connect dengan harapan dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani dan ekonomi lokal. Sementara itu, Unismuh Kendari akan terus menciptakan ekosistem yang mendukung mahasiswa untuk berinovasi, berkreasi, dan mengambil peran aktif dalam memecahkan permasalahan sosial melalui teknologi.
Semoga prestasi gemilang ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa Indonesia untuk tidak takut bermimpi besar dan bekerja keras mewujudkan inovasi yang berarti.
—
Berita ini ditulis berdasarkan konferensi pers resmi Universitas Muhammadiyah Kendari dan wawancara eksklusif dengan para narasumber pada tanggal 2 April 2026.